Desain Interior, Kontraktor & Furniture Jember
Hubungi kami: +62 -822 3644 4481 atau +62-812 3320 1275
26th Feb 2018 | by: admin

1. Ruang yang terbuka dan menyatu dengan ruang lainnya

Ruang keluarga biasanya berdekatan dengan ruang makan, jadi sebaiknya nggak perlu ada dinding pemisah antara dua ruangan ini. Sehingga baik ruang makan dan ruang keluarga sama-sama terlihat luas. Kedua ruang ini termasuk ruang privat kan, Ma, yang hanya digunakan oleh pemilik rumah atau keluarga dekat, jadi tidak masalah kalau tidak ada pembatas di antara keduanya.

Sebagai pemisah ruang, Mama bisa menambahkan karpet di bawah sofa untuk penanda ruang keluarga, atau meletakkan bufet kecil di antara kedua ruangan. Jadi walaupun kedua ruangan ini menyatu, tetap terbentuk batasan ruang yang memisahkannya.

2. Memilih furniture yang tepat

Untuk ruangan yang kecil, sebaiknya Mama menghindari funiture yang berat, seperti kursi kayu yang penuh dengan ukiran. Pilih sofa yang minimalis, dan tidak perlu meletakkan sofa dengan jumlah yang banyak. Satu sofa panjang sudah cukup. Jika yang menggunakan ruang keluarga berjumlah banyak, bisa ditambah dengan karpet dan bantalan supaya bisa duduk di lantai.

Pilih furniture yang multifungsi, misalnya sofa dengan laci di bagian bawahnya. Laci ini bisa berfungsi untuk menyimpan majalah atau koleksi buku-buku Mama. Jadi bisa mengurangi jumlah furniture dan membuat ruang keluarga terlihat rapi dan luas.

Ruang keluarga yang kecil bukan berarti tidak boleh sama sekali diisi dengan furniture yang besar. Mama bisa saja menggunakan rak buku besar yang menyentuh langit-langit ruangan. Rak ini justru akan memberi kesan ruang yang tinggi dan luas. Susun buku-buku di rak dengan rapi. Misalnya saja, susun mengelompok berdasarkan warna supaya lebih menarik.

3. Warna cat yang cerah

Pilih warna cat yang terang dan cerah, misalnya warna putih, untuk warna cat pada dinding ruang keluarga. Warna ruangan yang cerah member kesan bersih dan luas. Sesuaikan juga warna furniture dengan warna cat dinding. Misalkan warna cat dinding di ruang keluarga Mama adalah putih, maka Mama bisa memilih warna furniture yang tidak terlalu jauh berbeda dengan warna putih, seperti abu-abu muda.

Hindari memilih cat dinding dengan warna gelap, karena warna gelap memberi kesan kusam dan membuat ruangan menjadi tampak sempit.

4. Cahaya alami

Manfaatkan jendela yang ada di ruang keluarga untuk memasukkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Selalu buka tirai jendela agar cahaya yang masuk bisa maksimal. Ruangan dengan jendela dan terkena sinar matahari akan terlihat lebih terang dan terkesan luas.

Tidak perlu menutup jendela selama siang hari Ma. Dan kalau Mama lebih ingin menjaga privasi, tutup jendela dengan tirai tipis saja, supaya cahaya alami masih tetap bisa masuk ke dalam ruangan.

5. Cermin

Pasang cermin di dalam ruang keluarga Mama. Cermin bisa memantulkan cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan, sehingga ruangan akan lebih terang. Selain itu cermin yang besar juga akan memberi ilusi ruangan yang lebih besar.

Manfaatkan cermin ini sebagai point of view di ruang keluarga Mama. Gunakan frame dengan desain yang unik untuk mempercantik cermin dan sebagai elemen dekorasi di ruang keluarga.

6. Warna plafond

Plafond atau langit-langit biasanya hanya berwarna putih.

Mama bisa mencoba memberikan warna yang lebih menonjol untuk warna plafond, misalnya warna merah. Warna plafond yang menonjol ini akan menjadi pusat perhatian, sehingga mata akan melihat ke atas. Ini adalah salah satu trik untuk memberi kesan ruangan yang lebih tinggi.

7. Pemilihan motif

Hindari menggunakan motif yang ramai pada furniture ataupun wallpaper, karena akan membuat ruangan berkesan sesak dan penuh. Sebaiknya memang tidak menggunakan motif sama sekali atau menggunakan motif yang tidak terlalu ramai dengan warna yang senada dengan warna ruangan.

Untuk alternatif, Mama bisa menggunakan motif garis-garis untuk memberi kesan menerus dan panjang. Motif ini bisa Mama terapkan pada karpet di bawah sofa.

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>